Membuat Email Sendiri

"Cep, bikinin email. Ada yang minta nih dari bank.."
"Wah, kak. Harus ada email nih, ajarin caranya."
"Lupa login facebook, aduh gimana nih!? Di Hack kali yah.."

Komentar seperti itu ada aja nyangkut di telinga. Rupanya di jaman dunia ada dalam genggaman tangan ini masih ada yang belum tau benar manfaat memiliki email.


Kirim barang pake Indah Cargo

Akhirnya status ku menjadi menunggu paketan dateng. Modal ngutank 2.5jt dari sana sini. Waduh-waduh... kok ngutang aja susah. Tau gini dulu duit gak dipake wat main-main dah. Well, pake aja ilmu BMT yang kemarin udah resign. Buka tabungan, kasi pembiayaan, buka deposito yo weis, dalam sebulan bisa terkumpul meski berdarah-darah terutama bini ane.. wkwkwkkw.. Lah ane ngapain? Ane kan IT, ya di depen komputer terus ha ha ha.. Jahatnya....

Gotong royong dalam berbagi file menggunakan Torrent

Banyak yang belum tau torrent. Yah, alternatif untuk berbagi file ini sebenernya udah lama banget. Mungkin karena istilah-istilah di dalamnya sering membingungkan. Lah ada juga malah selentingan bahwa internet itu cuman buat facebookan doank.

Resign

Mungkin bukan waktu yang tepat untuk itu. Tapi keputusan sudah bulat. Pengen berdikari meskipun masih gak tau mau ngapain ke depannya. Plus si kecil baru aja lahir bikin keputusan ini semakin terlihat ruwet. Aku buka aja lapak di depan kamar. Sampai sekarang belum ada yang laku. sambil terus mencari - cari bisnis yang sekiranya bisa menghidupi keluarga  kecil ini.




Aku lihat banyak juga temen-temen yang senasib di kiri kanan bahkan terakhir kali kita rapat di kantor ada yang melamar pekerjaan. Wah, penghujung tahun ini banyak yang berjatuhan.
Pengen juga nyobain barang tanah abang. Dulu sempet hoby beli eceran satu dua, cuman karena disambi jadi gak terlalu serius akhirnya modal abis buat menghidupi kehidupan di kantor.

Tawaran juga dateng satu dua dari temen-temen yang denger aku dah resign. Tapi semua pake modal gede. Yah, ditampung dulu. Saat ini masih mencari yang sesuai dengan jiwa raga biar sekali kerja jadi terus konsen di bidang itu.

Aku percaya, selama kita masih berusaha, Tuhan gak bakalan diem aja. Mungkin hanya masalah cara pandang saja, gak perlu menyalahkan siapapun.

Born baby born..

Telah Lahir bayi laki - laki ku atas izin Allah
Hari : Selasa
Tanggal : 2-12-2014
Jam : 6:50 AM
Berat : 3.5 kg
Panjang : 50cm
Kondisi : Sehat dan Normal

Aku ada di sampingnya saat ia dilahirkan, mendengar jeritan istri, mengadzaninya+iqomat (meski haditsnya lemah) hanya di telinga kanan. Banyak hal yang harus aku lakukan yang sebenernya jauh dari apa yang aku yakini. Aku hanya menyerahkan semuanya kepada Allah, ia yang menentukan nanti apakah amal-amalan ku diterima atau tidak, meskipun budaya dan adat sungguh membatasi pergerakan ku.

Aku ingin anakku lahir dan besar bukan di lingkungan yang penuh mistik dan cerita tahayul, budaya, adat istiadat, cerita orang-orang di sekitar ku membuat semuanya harus kutelan bulat-bulat. Terkadang hati ini menangis melihatnya harus ditangani dengan campur tangan yang harusnya tanpa dukungan mistis dan keyakinan berlebih. Setidaknya semuanya tidak berdasarkan hal-hal yang menentang kekuasaan Allah. Akupun harus mematuhi ini semua.

Terkadang aku iri dengan warga MTA yang mungkin dengan berani menentang adat istiadat yang sudah kadung berjalan hingga terjadi konflik internal dengan mereka. Sedangkan aku memilih untuk diam dan mengikuti serta tunduk terhadap itu. Seolah menjadi macan yang ompong. Aku berusaha menjelaskan berdasarkan hadits-hadits dari brosur-brosur yang MTA keluarkan terutama untuk aqikah, memang mereka membenarkan namun kembali lagi ke adat istiadat. Disini biasanya 40 hari.

Aku hanya mengalah, gak bakalan sanggup gorok kambing sendirian. Sayang nya juga MTA izin frekwensi nya keluar beberapa bulan yang lalu, dan aku juga baru bisa seting receiver satelit minggu ini, langsung saja aku tambahkan di channel rumah mertua dan di rumah sendiri lock frek nya. Entah kapan mereka bisa menyadari bahwa apa yang aku coba sampaikan bisa membuka hati mereka.

Istriku hanya bisa tersenyum, sayangnya ia juga belum mengenal MTA lebih baik. Aku tidak pernah memaksanya, hanya pelan namum pasti aku bimbing, bukan tentang MTA nya, tapi tentang ilmu-ilmu Al-Quran dan Hadits yang sangat menarik untuk disimak. Insya Allah mata kami akan semakin terbuka.

Anak ku, banyak harapan kami kepadamu.. semoga engkau bisa meneruskan apa-apa yang tidak bisa aku capai, menjadi seorang yang mengerti Islam dan sangat antusias terhadapnya sebagai pondasi utama di kehidupan mu kelak, dan tanpa takut menjalaninya dalam situasi apapun. Terserah mau jadi pilot pesawat, mau jadi guru ngajar, mau jadi Master hukum, mau jadi peneliti, atau bahkan seorang pengusaha tahu sekalipun tidak masalah bagi ayah dan ibu mu ini, bagi mamaq dan mamiq disini. Yang penting adalah, bekalmu nanti harus kuat, dari dasar.


Semoga ALLAH selalu membimbing mu nak..

Anak ku dan bidan yuyu

My Tutorial

Loading...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More